Mau Menerapkan Desain Interior Modern Minimalis? Yuk Ketahui Hal Ini Dulu

Konsep serta gaya design interior yang ada saat ini sangatlah beragam, mulai dari gaya kontemporer, modern, klasik, industrial, eco green, hingga gaya desain yang disesuaikan dengan karakter serta feel dari desainer itu sendiri.

Mungkin beberapa dari kalian sudah ada yang mengenal atau bahkan sudah menerapkan salah satu gaya pilihan interior tersebut untuk rumah maupun kantor kalian.

Salah satu gaya desain yang oaling banyak digunakan dan populer adalah modern minimalis. Dimana gaya ini sendiri identik dengan segala sesuatu yang fungsional. Simple, dan tertata rapi serta pastinya berhubungan dengan kemajuan teknologi.

Gaya interior minimalis merupakan desain yang ditandai dengan penghematan dalam dekorasi. Konsep desain ini bisa dicapai melalui penggunaan furniture fungsional dan benda-benda interior, bentuk geometris, dan kombinasi yang biasanya tak lebih dari 2 warna dasar.

Minimalis juga tak bisa dilepaskan dari pemikiran seseorang bernama Ludwig Mies Van Der Rohe yang mengatakan “Less is More”. Ia merupakan seorang tokoh arsitektur modern dunia.

Menurutnya, untuk menciptakan “Tulang” interior, ia banyak menggunakan bahan-bahan modern seperti baja industry dan juga kaca sambil tetap menekankan pada ruang terbuka dan kesederhanaan.

Ia juga percaya bahwa kesederhanaan dalam arsitektur adalah segalanya. Kesederhanaan ini berasal dari pengaruh yang sangat kuat dari gerakan Konstruktivisme Rusia.

Konstruktivisme Rusia dikenal menggunakan arsitektur untuk memberi manfaat bagi masyarakat. Selain itu, sentiment kesederhanaan ini juga sangat cocok dengan “Less is More”.

Desain Interior Modern Minimalis

Banyak yang percaya jika konsep desain modern minimalis erat kaitannya dengan gaya minimalis karena prinsipnya yang meminimalisir penggunaan elemen-elemen non fungsional.

Namun, interpretasi terhadap konsep “Less is More” pada interior minimalis sebenarnya sangatlah luas serta bisa diaplikasikan pada berbagai elemen dan aspek desain interior itu sendiri. Lalu, seperti apa sebenarnya penampilan dari ruangan-ruangan dengan penerapan gaya minimalis.

1.Gaya Geometris

Garis kuat menjadikan interior minimalis tetap menarik. Dalam desain interior desainer biasanya banyak bereksplorasi dengan berbagai macam bentuk-bentuk, baik dari segi bentuk ruangan, bentuk furniture, hingga bentuk pola yang diterapkan pada interior.

Namun dalam konsep interior minimalis, penggunaan bentuk-bentuk ini justru dibuat lebih sederhana. Eksplorasi bentuk lebih diutamakan pada ergonomic, fungsi, dan kenyamanan, bukan estetika desain.

2.Meminimalisir Penggunaan Perabotan

Karena interior minimalis lebih mengutamakan fungsi, pertimbangkan untuk mulai mengurangi berbagai perabotan dengan fungsi pendukung yang dalam kesehariannya tidak terlalu sering digunakan.

Konsep interior minimalis focus pada penggunaan perabotan utama yang memang dibutuhkan untuk menunjang aktivitas di ruangan tersebut.

Misalnya jika kalian memiliki sebuah kursi di sudut ruangan namun tak pernah digunakan, hapus kursi tersebut dalam daftar perabotan pilihan.

3.Penggunaan Warna-Warna Monokrom

Elemen warna merupakan salah satu elemen interior yang kerap menjadi senjata saat mengeksplorasi konsep minimalis.

Namun, pemilihan perpaduan warna ini rtak mengacu pada unsur estetika namun lebih mengutamakan kepada tingkat kenyamanan dari ruangan itu sendiri.

Jadi, jangan heran jika kalian menemukan banyak warna-warna netral seperti putih yang dominan pada interior minimalis.

4.Utamakan Fungsi

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, salah satu kunci dari konsep desain interior minimalis adalah pengutamaan pada aspek fungsional.

Karena itulah, hindari bentukan desain dan penataan elemen ruangan yang tak berdasarkan aspek fungsi dari ruangan sangat tidak direkomendasikan pada konsep desain interior ini.

Itulah beberapa tips dan penjelasan mengenai desain interior minimalis modern. Semoga bermanfaat.